Sejarah Spaghetti: Dari Italia hingga Piring Anda


Spaghetti adalah hidangan pasta favorit yang telah menjadi makanan pokok rumah tangga di seluruh dunia. Namun tahukah Anda sejarah dibalik mie populer ini? Dari asal usulnya di Italia hingga perjalanannya hingga ke piring Anda, spageti memiliki kisah menarik yang berlangsung selama berabad-abad.

Spaghetti merupakan salah satu jenis pasta yang berbentuk panjang, tipis, dan silindris. Biasanya terbuat dari semolina gandum durum, yang memberikan tekstur kuat dan tahan terhadap berbagai saus. Kata “spaghetti” berasal dari kata Italia yang berarti “string” atau “benang”, yang menggambarkan bentuk pasta yang panjang dan tipis.

Asal usul spageti dapat ditelusuri kembali ke Italia, di mana pasta telah menjadi makanan pokok selama berabad-abad. Asal usul spageti yang sebenarnya tidak jelas, tetapi diyakini ditemukan di wilayah selatan Italia, seperti Sisilia atau Napoli. Beberapa sejarawan percaya bahwa orang Yunani dan Romawi kuno mungkin juga memakan jenis pasta serupa, namun spageti versi modern yang kita kenal sekarang kemungkinan besar berasal dari Italia.

Pada masa awal spageti, spageti merupakan hidangan sederhana dan sederhana yang dibuat hanya dengan beberapa bahan: tepung, air, dan terkadang telur. Pasta digulung dengan tangan dan dipotong menjadi potongan-potongan panjang dan tipis sebelum dimasak dalam air mendidih. Seringkali disajikan hanya dengan saus tomat sederhana atau minyak zaitun dan bawang putih.

Spaghetti mendapatkan popularitas di Italia pada abad ke-18 dan ke-19, karena pasta menjadi lebih banyak tersedia dan terjangkau. Pada saat itulah spageti mulai diekspor ke negara lain, dan dengan cepat menjadi favorit orang-orang yang mencari makanan cepat, mudah, dan lezat.

Di Amerika Serikat, spageti mendapatkan popularitas pada awal abad ke-20, sebagian berkat imigran Italia yang membawa serta tradisi kuliner mereka. Spaghetti dengan cepat menjadi makanan pokok di rumah tangga Amerika, dan sering disajikan dengan bakso dan saus tomat, hidangan yang kemudian dikenal sebagai spageti dan bakso.

Saat ini, spageti dinikmati di seluruh dunia dengan berbagai cara. Dapat disajikan dengan berbagai macam saus, mulai dari marinara tradisional dan saus daging hingga Alfredo krim dan arrabbiata pedas. Bisa juga dipadukan dengan berbagai topping, seperti sayuran, seafood, dan keju.

Apakah Anda lebih suka spageti klasik dan sederhana atau diisi dengan topping, daya tarik hidangan pasta yang serbaguna dan lezat ini tidak dapat disangkal. Dari awalnya yang sederhana di Italia hingga disajikan di meja makan di seluruh dunia, spageti telah benar-benar menjadi makanan yang dicintai dan ikonik yang menyatukan orang-orang untuk menikmati hidangan yang lezat dan memuaskan.